ASA


ASA

​“Bun, kapan mau ikutan ngaji? Dateng cuma pas makan-makan aja, nih.”

​“Iya, iya. Nanti lah. Masih ribet sama anak-anak dan bayi di rumah, nih,” sahutku seraya bersungut-sungut menjawab sindiran seorang teman. Dalam hati aku justru bertekad tidak akan pernah lagi datang menghadiri undangan makan dari teman-teman pengajian itu. Malas rasanya.

Hingga pada suatu hari …

Pernahkah anda mengalami suatu titik balik? Ketika sebuah peristiwa mengubah pemahaman tentang suatu hal? Sesuatu yang awalnya dihindari kemudian dicari, karena merasa diri sudah berada di ujung hari.

Inilah yang terjadi pada saya di antologi “Ketika Jiwa Lahir Kembali” kali ini. Saya yang pernah kehilangan arah dan merasa jiwa ini kosong, akhirnya kembali pada titik awal lagi setelah satu peristiwa mengguncang hati.

Percayalah, hidup memang tidak selalu berada pada jalurnya. Kadang di hadapan ada persimpangan yang harus kita pilih. Bisa jadi kita akan jatuh karena salah mengambil arah … hadapi saja, lalu bangkit, dan jangan menyerah.

Mau baca? *winks*

Reyn