•• Menilik Nitik ••

What’s the story?

Menilik sesuatu hingga ke palung terdalam menjadi hal paling mengasyikkan. Mengetahui apa yang terjadi di balik sesuatu, selalu bikin rasa ingin tahu mencelat dari belakang kepalaku.

Batik Nitik, jadi salah satu yang menarik perhatian hari ini. Mungkin juga karena rasa yang membuncah mengetahuinya berasal dari Jogja. Tempatku belajar banyak tentang kehidupan sejak masa remaja.

Nitik, berarti memberi titik. Tak seperti batik pada umumnya, proses pembuatan Nitik terhitung luar biasa. Canting cawang atau kembang menjadi salah satu daya tarik pembuatan batik, yang termasuk tertua di lingkungan keraton dan masyarakat Yogyakarta ini.

Canting cawang? Ya, tak seperti canting yang biasa dipakai pada proses pembuatan motif batik, canting Nitik berbentuk seperti putik bunga cengkih. Hingga ketika lilin dibubuhkan pada kain, akan berbentuk segi empat.

Penempatan pola Nitik mengingatkanku pada proses pembuatan Mandala. Meski nampak monoton dan sederhana, pembuatannya sangat tidak sederhana. Pengaturan dan penempatan titik-titik, baik pada Mandala maupun Nitik, ibarat rumus matematik. Salah hitung satu saja, berantakan semua. Ribuan titik yang tersusun dan nampak biasa saja itu, nyatanya adalah kumpulan sebuah kerumitan. Namun siapa mengira, banyak filosofi berusaha disajikan melalui susunan titik demi titik dalam batik Nitik.

Nitik akhirnya menjadi motif batik pertama yang meraih predikat Indikasi Geografis dari KEMENKUMHAM RI. Predikat ini didapat sebagai tanda bahwa kekhasan yang dimiliki Nitik tidak dimiliki batik lain di mana pun juga.

Hari ini, selembar batik Nitik menjadi salah satu hadiah yang paling membuat senyumku terkembang cantik. Terima kasih kamu, yang memberiku banyak sekali ilmu. Tubuh mungilmu nyatanya memang berisi ribuan muatan pengetahuan penuh arti. Hingga berjam lamanya duduk mendengarkanmu bercerita sepenuh jiwa, membuat bulu kuduk meremang. Bukan karena aroma mistik, namun menilik nitik memang nyatanya asyik!

Love,
Rere

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: