•• FOCUS ••

Membaca beberapa tulisan tentang insecurity dan overthinking yang mengakibatkan anxiety, pagi ini.

Pikiran lalu menerawang jauh ke satu masa, ketika image baik yang selama ini melekat, rusak karena ulah beberapa orang. Beberapa orang yang sepanjang ingatan begitu manis di hadapan. Saat itu overthinking muncul hingga anxiety menyerang. Sedih berkepanjangan, yang berakibat hormon jungkir balik tak karuan. Sesuatu dalam tubuh pun berubah tanpa bisa ditahan.

Akhirnya, sebuah pemahaman lalu muncul ke permukaan.

Why bother, Self?

Daripada susah hati memikirkan mereka yang tak baik sifatnya, lebih baik fokus tercurah pada yang tulus menyayangi dan mencinta. Biar saja mereka yang susah sendiri dengan pikiran buruknya. Percayalah, time will tell. Waktu yang akan menjawab semua prasangka, amarah tak beralasan, dan kebenaran yang tertutup gelapnya awan.

Fokus saja pada diri sendiri, karena sehat jiwa dan raga itu mahal harganya. Jangan juga sibuk berpikir bahwa semua perubahan yang terjadi pada segelintir orang, selalu berkaitan dengan diri.

Tak perlu minta maaf untuk sesuatu yang tidak kita lakukan. Just make sure to always be kind and speak to everyone in the same way. Respect. Menjaga sikap dan perbuatan, baik lisan maupun tulisan, hingga tak perlu menyakiti hati sekitar.

Don’t be cynical, it leads nowhere.

Love,
Rere

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: