Kantong Doraemon


Kantong Doraemon

“Mama kok mumet liat isi tas dan kopermu. Penuh sama kantong Doraemon. Opo ae iku isine?”
“Ih, aku yang mumet liat isi tas Mama. Semua campur aduk. Ini lho pake kantong-kantong jadi rapi.”

Begitulah mama, setiap kali melihat saya packing sewaktu masih bekerja dulu.

Beberapa kantong mungil dengan motif senada, menjadi isi koper serta tas tangan yang selalu saya bawa.

Dalam koper, kantong-kantong itu berisi baju bersih, baju kotor, jeroan alias daleman, juga sepatu ganti. Kantong lainnya berisi make up lengkap, pembersih muka dengan kapas dan segala peralatan perempuan, toiletries, obat-obatan, tissue baik kering, basah maupun untuk toilet. Ada lagi kantong untuk segala rupa kabel beserta charger juga power bank, plus assesoris dengan kantong-kantong kecil dalam sebuah kantong berukuran sedang. Kantong dalam kantong, alias kantong beranak. Oh, tak lupa kantong berisi minuman sachet, lalu kantong terpisah untuk cemilan.

Bayangkan, ada berapa banyak kantong dalam satu koper?

Bagaimana dengan isi tas tangan? Ya, sama juga walaupun lebih simple.

Ada kantong kecil berisi make up untuk touch up, kantong untuk tissue, dompet kecil untuk kartu, key pouch, dan kantong obat. Oh, satu lagi untuk printilan seperti minyak oles, sanitizer, dan lain-lain.

Buat saya, seperti ini lebih memudahkan untuk mencari barang yang diperlukan. Namun tidak begitu bagi sebagian, misalnya mama. Menurutnya, saya adalah manusia yang ribet. Hahahaha! Berbeda dengan saya si kantong Doraemon, isi tas mama hanya sebuah dompet, dan segala rupa barang bercampur aduk menjadi satu.

Biasanya, kalau saya yang disuruh mengambil sesuatu dari dalam tasnya, dan tidak kunjung menemukan, akan saya jungkir balikkan saja seluruh isinya. Kok, mumet melihat segala macam barang bercampur amburadul. Setelah itu saya akan menata dengan rapi, lalu memasukkan beberapa kantong kecil di dalamnya. Tentu saja tak bertahan lama, karena esok hari, isinya kembali seperti semula.

“Pusing ah, Mama, liat banyak kantong. Malah kesuwen mbukak satu per satu.”

Ya, salam!

Kalau kamu, geng kantong Doraemon apa geng Mama?

Much Love,
Rere

Senandung Cinta


Senandung Cinta

Siapa tak pernah merasakan cinta. Mungkin hanya mereka yang tak bernyawa, atau pernah merasakan kepedihan.

Cinta, yang kadang menjadi inspirasi sebuah alunan. Diramu dengan musik yang indah hingga menjadi sebuah kasidah.

If You’re Not The One, mungkin pernah membuat seseorang berkata sial! Namun senandung selawas Seroja, nyatanya mampu membuat sebuah kisah sedih berubah menjadi senandung penuh kasih.

Bagaimana dengan kisah yang lain? Tentu saja semua begitu mengaduk perasaan dan batin.

Someone’s Watching Over Me, mungkin yang paling mampu mengobrak-abrik tatanan hati. Hati yang begitu penuh cinta, namun dihancurkan dalam sekejap mata. Hingga semua harapan luluh lantak, tak bersisa.

Selamat untukmu! Deretan aksara yang tertuang qdarimu, mampu membuatku merenung. Bahwa perjalanan hidup memang sangat berliku. Meski sulit namun hidup harus terus bergerak, dari sebuah ruang sempit … bernama sakit.

Terima kasih untuk 20 penulis yang bersedia berbagi senandung cinta kasihnya. Para perempuan hebat, dan lelaki luar biasa.

Salam hangat,
Rere
(Nubar Area Luar Negeri)

Hitam Putih Perempuan


Hitam Putih Perempuan

Perempuan.

Selalu punya cerita mengejutkan. Isi hatinya tak mudah dicari jawabnya. Semua tertuang dalam 21 cerita yang sangat menghangatkan.

Perempuan yang bermetamorfosa, ada lalu tiada, menghadapi kepingan puzzle kehidupan, hingga kembali menjadi manusia purba.

Sebuah kacamata milik seorang mama, ternyata berisi kenangan penuh duka lara. Namun ia membentuk sebuah jiwa, menjadi tegar menghadapi dunia. Meski kadang butuh tiga sahabat, atau seseorang yang sekedar duduk to keep me company silently, through the rain. Serta deretan kisah lain yang begitu menawan.

Surat Untuk Diriku Yang Dulu, nyatanya paling mencuri hatiku. Kisah manis penuh kesederhanaan, yang mampu membuat siapa pun yang membacanya, larut melangut.

Selamat hey kamu! Deretan aksaramu mewakili pengembaraan seorang perempuan, yang sedang mencari jati diri di tengah sebuah kerinduan. Bahwa ada hitam, dan putih di setiap perjalanan.

Peluk penuh cinta untuk 20 perempuan hebat yang bersedia berbagi rasa. Sebagai ibu, emak, anak perempuan, maupun sahabat bagi sesama.

Salam hangat,
Rere

Botol Bekas Jadi Vas


Botol Bekas Jadi Vas

“Banyak banget botol NXR.”

Saya memang peminum NingXia Red karena manfaatnya yang sangat baik untuk saya pribadi.

Saking seringnya beli, jadi botolnya pun menumpuk di gudang, karena bentuknya yang manis jadi dibuang sayang.

Sakit kepala yang hari ini menyerang, membuat saya butuh outlet yang harus bikin senang. Maka saya pun melihat sekililing rumah untuk mencari korban.

Voila! Botol-botol bekas, sudah berubah jadi deretan vas cantik, untuk deco di rumah.

Lumayan, kan?

Punya botol bekas? Recycle aja.

Love,
Rere

D.I.Y FASHION


D.I.Y FASHION

Hmm … D.I.Y?

Yes! Do It Yourself.

Siapa bilang untuk jadi fashionable butuh modal besar?
Siapa bilang untuk jadi fashionista butuh branded stuffs atau designer clothes?

Be your own design artist, Gengs!

Buka lemari, cari baju yang sudah kekecilan, atau malah kebesaran, atau yang sudah tidak terpakai karena sesuatu hal.

Cari inspirasi dari internet yang bejibun dibagi, buka Pinterest untuk ide seru, dan cari video tutorial yang kamu mau.

Saya memang bukan penjahit betulan, karena hanya belajar secara otodidak. Menjahit baju baru nyatanya memang kurang menarik hati saya. Mendhedeldhuwel baju lama yang dijadikan baru rasanya lebih menarik kalbu. Caelah!

Apa saja D.I.Y Fashion yang pernah saya buat? Semoga menjadi inspirasi ya, Gengs!

Yuk, buka lemarimu dan bikin sesuatu yang lama jadi baru!

Love,
Rere & SewAdorableYou!

PS: Ini hanya sebagian kecil hasil oprekan tangan saya mendhedeldhuwel baju lama. Ada beberapa baju yang kemudian berubah bentuk menjadi tas bertali, atau lunch bag tempat anak-anak menyimpan kotak makan.