FLAWS

Ketika ingin mengatakan hal buruk tentang seseorang, ingat jika orang lain juga punya mulut untuk membicarakan keburukanmu.

Ketika ingin memfitnah seseorang, ingat jika orang lain juga punya mulut untuk mengabarkan cerita buruk tentangmu, dan ada telinga yang mendengar untuk menyebarkan tanpa ragu.

Ketika ingin melontarkan caci maki, ingat ada anak-anak yang membuntuti setiap polahmu dan mungkin akan tumbuh besar dengan mulut penuh makian sepertimu.

Jika ingin membalas perlakuan buruk dengan menjadi buruk, apa bedanya kita semua kalau begitu?

Nobody’s perfect, neither you. So, only judge when you have no flaws in you.

Love,
Rere

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: