Mendung


Mendung

Mencoba berhenti sejenak
Merenungi dada yang sesak
Mengarungi liarnya ombak
Menuju bumi dalamnya kerak

Kutemukan setitik itu
Meski kadang hilang tak tentu
Mendung langit gelapnya kalbu
Menuliskan tentang kisahku

Kadang ingin mencoba baik
Meski itu hanya setitik
Tak peduli segala pekik
Hingar dunia penuh munafik

Kadang ingin berbuat mulia
Agar semua dapat bahagia
Karena cerita hanyalah fana
Semua kadang berujung luka

Mendung hitam penuhi langit
Melukiskan jiwa yang sakit
Lewati waktu yang kian sulit
Dalam detik makin sedikit

Ketika jumpa sebuah sinar
Seolah lupa luka yang nanar
Semua terlihat menjadi binar
Dalam sukma terlihat segar

Kereta datang pengingat rindu
Seolah semua kian berlalu
Melupakan semua tentang kisahku
Hanya Dia semua yang tau

Ini lah kisah mendungnya langit
Ingin manis ternyata pahit
Menyisakan rasa jiwa yang sempit
Membuat batin makin terhimpit

Akan tiba indah pelangi
Terangi segala yang pernah terjadi
Obati jiwa yang pernah sepi
Sampai Dia ada di sini

Untuk mencoba bangkit kembali
Untuk mencoba mengukir hati
Untuk mencoba bersinar lagi
Untuk mencoba tak lagi pergi

Sampai suatu hari
Sampai saat nanti
Sampai semua di sini
Sampai berjumpa kembali

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.