Cicak-cicak di Dinding


Cicak-cicak di Dinding

Malam ini suamiku pulang telat lagi. Jam di dinding sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Kedua anakku sudah berada di kamar masing-masing. Aku masih menyelesaikan cucian piring di dapur.

Aku merasakan malam ini sangat berbeda. Terasa begitu … aneh dan sepi. Untuk mengusir keanehan dan rasa sepi, aku menggumamkan lagu. Namun terdengar samar-samar ada yang mengikuti dendanganku.

Aku hentikan menggosok wajan yang kotor dan mematikan kran air. Aku tajamkan lagi pendengaranku. Sunyi. Hanya deru suara exhaust.

Aneh.

Lalu kulanjutkan mencuci wajannya. Kemudian membilas semua sampai bersih. Setelah itu, kulap meja dan dinding dapur. Sudah bersih, aku langsung bergegas ke ruang TV untuk menunggu suami pulang.

Baru akan mendaratkan bokong ke sofa, aku teringat harus mengecek ke kamar anak-anak dahulu. Kunaiki tangga satu persatu. Tepat dipertengahan, aku merasakan sebuah tiupan di tengkukku. Reflek aku menengok ke belakang. Kosong.

Kemudian kupercepat langkahku. Sampai di depan kamar anak nomer dua, aku mendengar dia sedang bernyanyi. Ah, belum tidur rupanya.

“Cicak-cicak di dinding. Diam-diam merayap.” Dia bernyanyi dengan riang. Kubuka perlahan pintunya. Dia masih fokus bernyanyi, belum mengetahui keberadaanku.

“Datang seekor nyamuk. Hap! Lalu ditangkap. Hore … tepuk tangan dong, Tante.”

Hah? Tante? Langsung aku masuk ke dalam kamar untuk menyapa si bungsu.

“Kok Adek belum bobok? Lagi main sama boneka, ya? Terus, bonekanya jadi tante?” Aku memberondong dia dengan pertanyaan.

“Bukan, Mi. Ini tante beneran kok. Tuh di atas jendela,” jawabnya sambil menunjuk jendela di seberang tempat tidur.

Aku pun melihat mengikuti arah telunjuknya. Kosong. Tak ada siapa-siapa. Lantas siapa yang diliat anakku?

Otakku mulai meracau. Jantungku berdegup tak wajar. Aku cemas dan … ah, aku ingat. Si adik tadi nyanyi lagu cicak-cicak di dinding. Menurut mitos jika menyanyikan lagu itu di malam hari, maka tante yang disebut anakku akan datang.

#rumahmediagrup #tantanganmenulis #deesarahma #wrc

One thought on “Cicak-cicak di Dinding

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.