Ramadhan Day 1


Ramadhan Day 1

“Bunda, can we sleep now?”
“Nope. One of you sweep the floor, one of you wash the dishes, Rayyan throw the rubbish.”
“That’s it?”
“Nope. You have to bathe first and after that you have options to choose. Sleep first then wake up at 12 noon to finish your school assignments or do your work first then sleep after Dzuhur.”
“Can we sleep first?”
“Okay. I’ll wake you up after my tahsin class finish then.”

After one hour.

“Why are you two still talking? I thought you said you want to sleep? And Rayyan why are you still playing with your toys? I thought you said you were sleepy too?”
“We can’t sleep yet.”
“Okay, wake up and do your school works now.”
“But … but.”
“No buts! I gave you options, you have made your choices but you didn’t do. What time is it now? You have responsibilities to do. So wake up now and finish your works.”

Semua pun njenggirat bangun dan mulai mengerjakan tugas sekolahnya.

Puasa bukan berarti bisa seharian bermalas-malasan nak. Kewajiban tetap kewajiban. Tugas sekolah tetap kewajiban yang harus kalian kerjakan dengan tuntas. Tugas bunda mengingatkan, mendampingi, dan mengajarkan hikmah dibalik puasa.

Puasa bukan hanya tentang tidak makan dan tidak minum. Bukan juga tentang tidur seharian dan tidak melakukan apapun. Puasa tidak seharusnya menjadikan kalian lemah dan lemas seharian. Puasa seharusnya mengajarkan kalian arti kesabaran dan being grateful. Bersyukur atas semua berkah yang dilimpahkan pada dirimu.

Nevertheless, puasa tahun ini nyatanya adalah ujian kesabaran yang cukup tinggi buat saya. Sejak wabah merebak tugas saya bertambah, karena pagi hari harus mendampingi Rayyan mengerjakan tugas sekolah yang tidak sedikit jumlahnya. Namanya bocah. Disuruh mengerjakan tugas, katanya ngantuk. Diberi keleluasaan tidur, malah main. Disuruh duduk depan laptop, mendadak lemas dan ngantuk lagi.

Ya, salam! Apa sih maunya?

Rasanya ingin meneguk secangkir kopi hangat sebagai penenang jiwa. Eh, puasa! Saya pasang masker saja lah. Sebagai penahan diri untuk tidak ngomel selama puasa.

Sabar bunda … sabar.

Love, R

#rumahmediagrup #tantanganmenulis #rereynilda #ramadhan

7 thoughts on “Ramadhan Day 1

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.