Secangkir Kopi Hangat Emak (Self Love Is Not Selfish)


Secangkir Kopi Hangat Emak
(Love Yourself Is Not Selfish)

Selamat pagi ibu-ibu cantik yang sedang bahagia. Sudah masak? Sudah membersihkan rumah? Sudah mandi? Sudah meneguk secangkir kopi?

Saya tahu anda semua pagi ini masih kumut-kumut belum mandi, gedubrakan di dapur sendiri, berteman sapu dan sutil pujaan hati. Saya tahu covid 19 bukan sekedar quarantine. Keadaan ini merubah segala sendi kehidupan dan diri. Bukan hanya dirimu dan dirinya, tapi seluruh penjuru bumi.

This shall pass, hanya itu penguat diri.

Tentu saja bagi para ibu, keadaan ini lumayan membuat rungsing sendiri. Pagi yang tenang dan biasanya dilalui dengan secangkir kopi ketika semua beranjak pergi, kini harus sedikit menahan diri. Terutama ketika berhadapan dan harus mendampingi buah hati dengan tugas sekolah yang nyaris membuat emosi. Belum lagi memikirkan akan makan apa seharian ini. SEHARIAN ini.

Saya jadi ingat dalam ilmu parenting, bahwa beberapa jaringan dalam sel otak anak akan rusak ketika ia dimarahi. Hmmm … lantas bagaimana dengan nasib sel otak kami para ibu ini? Yang setiap hari penuh dengan itu ini? Tidak jarang harus menghela napas panjang melihat ajaibnya beragam tingkah laku para penghuni.

Hey! Kami bukan Wonder Woman, yang tidak mempan peluru dan mampu mempertahankan hidup. Kami ini cuma ibu-ibu dengan uban yang semakin bertumbuh, karena setiap hari harus memikirkan ketahanan tubuhmu lewat isi perut. Setiap hari juga tanpa jemu memikirkan kebersihan dirimu lewat lantai rumah yang kinclong tanpa debu.

Untukmu para ibu, jangan segan mengatakan jika dirimu butuh waktu. Untuk sekedar diam tanpa laku bahkan memikirkan seisi rumahmu. Ajarkan semua orang untuk menghormati dan menghargai caramu. Jika ingin marah, luapkan saja tak perlu tertahan. Karena mereka juga butuh tahu, ibunya ingin memiliki jiwa yang sehat dan untuk itu, ia butuh dibantu.

Self love is not selfish, Moms. Ini caramu menghargai hidup dan melibatkan seisi rumah untuk belajar hidup.

Selamat Hari Kartini, jangan ragu untuk mengatakan keluhmu, jangan ragu untuk menunjukkan penatmu. Semua harus tahu, sang ibu tetap butuh “secangkir kopi hangat” dalam keadaan apapun, untuk membuatnya mampu mencintaimu selflessly.

Love, R

reynsdrain/rereynilda

#tantanganmenulis

#rumahmediagrup

#rereynilda

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.