PAMIT


PAMIT

Kehilangan yang tiba-tiba membuatku ikut bersedih. Padahal kenal pun tidak, tapi entah kenapa ikut membuatku terpukul. Kurasakan duka yang mendalam pada diri yang ditinggalkan.

Tak terbayang kesepian yang malam ini akan dirasakan olehnya. Terbiasa berdua, kini lengang. Padahal semalam masih bersenda gurau dalam cinta.

Hidup, secepat itu berganti alur. Tanpa pengumuman dan minim persiapan. Bak kilat menyambar secepatnya berpindah posisi. Dari berdampingan, menjadi berbeda dunia.

Menangis … menangislah jika itu membuatmu lebih tegar. Tak perlu kau tahan karena dunia pun tahu apa artinya kehilangan.

Untukmu yang telah pergi tanpa sempat pamit, semoga Allah menerima semua amal ibadahmu dan menempatkanmu di surga indahNya.

Untukmu yang masih menangis sedih, semoga Allah memberimu kekuatan untuk melanjutkan hidup, bersama sang buah hati.

Kenang … kenanglah ia yang telah berbaring dalam diam dan bawa selalu namanya, di setiap doa yang terucap.

rumahmediagrup/rereynilda

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.