Life Skills


Life Skills

Sepagian tadi saya kembali nagging di rumah. Well, bukan tanpa sebab, sih.

Semalam saya sudah mengingatkan anak-anak untuk menghidupkan alarm, karena pagi ini mereka harus masuk Madrasah. Saya ingin mereka bangun sendiri, tanpa harus mendengarkan suara seriosa saya setiap pagi.

Saya, yang sedang menderita sinus luar biasa semalam jadi terlambat bangun dan segera membangunkan anak-anak yang juga belum bangun.

Kemudian, dimulailah rentetan perintah sang emak. Dari mulai membereskan tempat tidur, mandi dengan cepat, ganti baju, dan mempersiapkan diri dengan cepat. Kemudian menyapu rumah, mengecek isi galon air minum, membereskan tempat piring, dan membuang sampah. Kemudian mereka harus duduk di meja makan untuk sarapan.

The more discipline you are, the easier life will become.

Saya juga membiasakan anak-anak menggunakan waktunya secara efektif. Mengajarkan mereka untuk mengerjakan dua hal secara bersamaan, sehingga tidak menghabiskan waktu dengan percuma. Misalnya, sambil membawa handuk untuk dijemur, bawa sekalian baju kotor untuk dimasukkan ke mesin cuci. Sambil membawa tas sekolah keluar, sekalian mengambil kaos kaki. Jadi, tidak menghabiskan waktu back and forth untuk mengerjakan satu hal saja. “Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui”.

Use your time effectively.

Namun hal ini tidak berlaku pada beberapa hal seperti saat makan atau belajar. Peraturan di rumah kami, ketika makan harus konsentrasi dengan makanan di depannya. Tidak boleh disambi membaca buku, menonton televisi, atau mengobrol.

Habiskan dulu makanmu, setelah selesai dan membereskan meja, silahkan melakukan apa saja. Bisa membaca buku, mengobrol, atau menonton televisi. Begitu juga dengan waktu belajar.

Focus and spend your time wisely.

Selesai makan saya mengajak mereka bertiga bicara.

So, what do you think? Is it okay if I nag every morning?”

“No, Bunda.”

“Do you like it?”

“No, Bunda.”

“So, why do you think I nag a lot this morning?”

“Because we woke up late.”

“Because we didn’t know what to do.”

“Because we were very slow.”

“Exactly. Do you realize how fast you were this morning?”

Semua mengangguk tanda setuju.

“But I have to give you instructions. So many instructions. Are you okay with it?”

“No, Bunda. We should know what to do.”

“Do you think it’s easy for me? Do you think it’s fun for me to nag a lot? Well, it’s not guys. Trust me, it’s tiring.”

Semua tertunduk kemudian meminta maaf karena telah membuat saya menghabiskan pagi dengan mengomel.

Saya memberikan mereka pengertian, bahwa ilmu yang saya ajarkan pada mereka di rumah adalah ilmu yang akan berguna kelak. Ilmu tentang kehidupan yang akan mereka bawa hingga dewasa kelak. Karena saya tidak mungkin bersama mereka 24 jam dalam sehari, sepanjang hidup mereka. Mereka akan berinteraksi dengan sekitar. Bergaul dan bertemu dengan banyak orang. Bahkan mungkin tinggal serumah dengan orang lain.

Jika saya tidak membekali mereka dengan life skills yang baik, entah bagaimana mereka akan tumbuh dewasa kelak.

Being a Mom is never easy.

rumahmediagrup/rereynilda

2 thoughts on “Life Skills

Leave a Reply to Zaleha Hasyim Cancel reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.