Rumah Sakit


Rumah Sakit

Sekitar pukul 2 pagi, aku tersadar dan mendengar seseorang berbisik di telingaku.

“Na …”

Kemudian dengan jelas kudengar derit roda tempat tidur dorong pasien rumah sakit. Mendadak aku tak bisa bergerak. Sekujur tubuhku kaku.

Dengan sekuat tenaga kusentuh kaki Mama. Tapi ia tidak bergerak dan jantungku pun berdegup kencang. Aku tak bisa bernafas.

Oh, no!

Suspense Episode adalah antologi saya yang ke dua. Setelah buku pertama bertema komedi, saya mencoba genre baru yang bertema lebih seru. Horor!

Padahal menonton film Suzana saja, saya selalu sembunyi di balik bantal atau punggung suami. Kebayang enggak bagaimana saya ketika pertama kali menulis cerita yang berdasarkan pengalaman pribadi ini? Ngeri!

Penasaran? Tunggu terbitnya, ya.

rumahmediagrup/rereynilda

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.