F O C U S


F O C U S

Not a difficult word yet not easy to do.

Betapa sering saya mengajarkan anak-anak untuk fokus, dan berkonsentrasi pada satu hal. One at a time, kerjakan satu demi satu hingga tuntas. Walau ini juga bukan hal yang mudah untuk saya.

Memiliki banyak keinginan, kadang imajinasi liar, dan energi yang berlebih sering membuat saya kemudian justru stuck, lantas kehilangan kendali.

“Aku ingin begini, aku ingin begitu. Ingin ini ingin itu banyak sekali,” ujar Nobita dengan riang menceritakan tentang banyak keinginannya yang dengan mudah terpenuhi lewat si kantong ajaib, Doraemon. Sayangnya saya tidak kunjung menemui kantong ajaib itu secara ajaib. Hahaha!

Ketika saya sedang tidak fokus, sebenarnya akan dengan mudah terindikasi. Misalnya? Postingan saya akan ngalor-ngidul nggak karuan. Ibarat berbicara, saya akan burst out tanpa bisa dikendalikan.

Seperti hari ini, sebenarnya saya sedang tidak fokus. Di hadapan saya ada satu tas berisi berwarna warni benang untuk merajut dan selembar hasil rajutan semalam. Di sebelahnya ada secangkir kopi beserta semangkok kecil siomay.

Agak sedikit di hadapannya tergeletak sebuah pena dan buku pelajaran Bahasa Arab. Di pegangan saya ada gawai dengan sebaris judul tulisan untuk cerita hari ini. Kemudian di sudut yang lain ada segulung kawat beserta tang, dan bebatuan dengan bermacam bentuk dan warna. Di bawah meja, saya sedang menginjak gulungan bahan denim yang kemarin rencananya ingin saya jahit menjadi sesuatu.

Nah, bingung, kan? Hahahaha.

Jika ingin tahu apa yang ada di kepala saya, ibarat sedang berjalan dalam sebuah labirin kemudian tersesat di tengah-tengahnya. Inilah tidak enaknya memiliki banyak keinginan, saya bingung mau mengerjakan yang mana lebih dahulu.

Akhirnya dengan menghela napas panjang, saya mengurutkan satu demi satu keinginan. Yang pertama sekali harus saya lakukan adalah mengisi perut. Karena perut kosong makin membuat saya mudah bengong. Hahahaha!

Setelah meminum kopi dingin dan mengunyah siomay hasil buruan ketika mudik, perlahan saya mulai berkonsentrasi.

Buku pelajaran adalah yang pertama saya pegang, kemudian dilanjutkan dengan mengerjakan soal ujian online. Beres. Next, kawat. Saya akan membuat sesuatu hari ini, siapa tahu ada yang berminat membeli.

Ayo … beli beli. Penglaris di pagi hari! Seedha bangle available now, Ladies. Bisa dibuat sesuai pesanan sepasang dengan cincinnya, lho. Kece berat.

Sekarang saya akan mengerjakan remaking bahan denim yang sedari tadi saya injak-injak. Hahaha. Tentunya setelah saya selesai memposting cerita ini. Three done, few more to go.

Semoga semua selalu bahagia dan fokus dengan pekerjaan masing-masing. Semoga teman-teman yang terdampak musibah banjir selalu sehat, dan aktifitas kembali normal serta lancar. Saya turut berduka.

Love,

rumahmediagrup/rereynilda

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.