Gagal? Apa Itu?


Gagal? Apa Itu?

Hidup tanpa kegagalan, bagai tumis udang campur pete yang kurang garam. Hambar. Kurang greget, terlalu plain alias anyep. Kurang rantangan … eh! Kurang tantangan.

Berkarya untuk membuat kerajinan tangan, kemudian langsung menghasilkan sesuatu yang cantik itu pasti keinginan setiap crafter. Bikin sekali, terus langsung jadi. Asik, ya?

Apa daya, bagi crafter seperti saya yang kebanyakan belajar sendiri atau otodidak, trial and error are common things. Bikin lalu gagal, bikin lagi lalu gagal lagi, itu sering sekali terjadi. Dari sana lah sebenarnya saya belajar.

Lantas, bagaimana saya menghadapi kegagalan? Ya, coba lagi. Gagal lagi? Coba terus. Masih gagal juga? Recycle. Bikin sesuatu yang baru dari semua yang gagal dibikin. Yang penting tidak ada apapun terbuang percuma.

Bookmarks yang saya buat ini adalah salah satu contoh barang gagal. Tadinya saya ingin menghias phone cover dengan resin. Setelah jadi, ternyata saya tidak menyukai desainnya dan memang gagal, karena gawai saya justru jadi tidak muat diletakkan dalam pembungkusnya. Ya sudah, buka saja resinnya dan bikin baru lagi.

Coaster yang nampak cantik ini pun produk gagal ketika saya pertama kali mencoba membuat karya epoxy resin. Bagian tengah coaster tidak bisa kering, kemudian permukaannya mendadak retak. Ternyata saya meletakkan terlalu banyak pewarna berunsur air. Gatot, deh! Gagal total!

Terus? Apakah saya membuangnya percuma? No way, Jose! Sayang! Saya tidak suka membuang barang. Recycle saja supaya bisa saya reuse.

Akhirnya bagian tengah coaster rusak itu saya gunting dan buang. Kemudian mengisinya dengan bunga kering dan melapisinya dengan uv resin. Kece, kan sekarang?

Jadi, ketika kegagalan menghampiri hidupmu, jangan putus asa dan melemah. Jadikan gagalmu kesempatan untuk berdiri semakin tegak. Jangan mau kalah oleh kegagalan.

Fight! Coba, coba lagi tanpa henti, dan belajar darinya. Jangan menyerah dan tetap cari jalan yang menunjukkan arah. Semangat dan tetap semangat! Kegagalan hanyalah salah satu cara alam menunjukkan pada kita waktu untuk memulai sesuatu yang baru.

Jadi … gagal? Nggak kenal, tuh!

rumahmediagrup/rereynilda

3 thoughts on “Gagal? Apa Itu?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.