Mudik (End)


Mudik (End)

Ayah, did you clean the house? Did you sweep the floor everyday?”

“Mmmm … I mop the floor this morning, you know.”

“Yea. After 4 weeks.”

“Oh my God, Bunda … we need to work hard.”

Demikian Lana membelalakkan mata dan menepuk dahinya, ketika semalam kembali bertemu sang Ayah. Setelah mudik selama hampir 4 minggu lamanya, dan mengetahui bahwa tidak ada yang menyapu rumah setiap pagi. Seperti apa yang selalu ia lakukan sebelum berangkat sekolah.

Oh well, saya pun berusaha keras menutup sebelah mata karena sudah terlalu penat seharian kemarin. Walaupun tangan rasanya gatal untuk segera menyambar sapu dan membersihkan rumah. Tapi lumayan, menjelang dini hari tadi, saya sempat srak srek menyikat toilet. Maaf ya, tetangga bawah. Hahahaha!

Rumah memang tidak saya temui dalam keadaan bak habis terkena angin puting beliung. Kaki saya hanya gatal karena mengetahui rumah jarang atau mungkin tidak terkena kibasan sapu setiap harinya. Namun selain masalah itu, ternyata ada 2 hal yang melegakan dan membahagiakan saya temui semalam.

Apakah karena ada seseorang yang mempersiapkan kejutan dengan masakan di dapur? Tentu tidak.

Atau apakah karena meja makan rapi dan kinclong tanpa ada yang ngomel setiap hari? Bukan juga sih. Hahaha!

Sebabnya, karena saya mendapat 2 buah amplop yang isinya sangat menyenangkan hati. Dua putri saya memperoleh penghargaan dari kelurahan setempat. Alhamdulillah! What a lovely welcoming news!

Si sulung, Lara, mendapat Certificate of Academic Achievement yang diberikan pada murid dengan prestasi baik di sekolahnya. Congrats, Kakak!

Si tengah, Lana, mendapat Good Progress Award sebagai penghargaan atas prestasi dan kelakuan baiknya di sekolah. Yay, Adik!

Bangga rasanya melihat putri-putri kecil saya dihargai kerja kerasnya oleh Community setempat. Selamat juga untuk para Ibu yang anak-anaknya juga mendapat penghargaan yang sama.

Good job, Kids! Keep up the good work and congrats, Moms!

Sekarang, saya harus mulai mengatur alarm lagi sebagai tanda bahwa liburan saya sudah usai. Semoga otak dan tubuh ini tidak keenakan beristirahat dan menjadi malas bergerak. Back to life, back to reality.

Welcome home, Bunda!

rumahmediagrup/rereynilda

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.