Mudik – Packing And Unpacking


Mudik – Packing And Unpacking

Libur telah usai. Hore … hore … hore! Not.

Waktunya kami kembali ke aktifitas harian masing-masing. Para bocah akan kembali menjadi murid sekolah dasar dan menengah. Saya, kembali melaksanakan fungsi sebagai ibu rumah tangga, setelah hampir 4 minggu absen dan hanya menghabiskan hari dengan bersenang-senang.

Melakukan perjalanan lintas negara sudah menjadi makanan saya sejak menjalani profesi sebagai awak kabin dulu. Begitu juga dengan kegiatan packing and unpacking. Satu-satunya kegiatan yang agak menyebalkan dari sebuah perjalanan. Hahaha.

Terlebih lagi, saya bukanlah seseorang yang suka dibantu atau minta bantuan. Saya lebih suka mengerjakan semua hal sendiri karena buat saya, makin banyak kepala berarti makin banyak kerempongan. Jadi, walau kegiatan ini lumayan membuat saya penat, tetap saya kerjakan sendiri. Yang penting beres dengan cepat tanpa banyak drama dan suara.

Biasanya satu minggu sebelum melakukan perjalanan, saya sudah mulai packing mempersiapkan barang bawaan. Pertama adalah memasukkan oleh-oleh atau barang pesanan keluarga dan sahabat. Kemudian baju serta perlengkapan pribadi milik saya dan anak-anak masuk paling terakhir, biasanya malam sebelum berangkat. Setelah anak-anak beranjak dewasa, kami memang minimalis sekali kalau bepergian. Hanya membawa baju dan perlengkapan penting, sehingga hanya menghabiskan setengah isi koper saja.

Setelah tiba di tempat tujuan, PR selanjutnya adalah unpacking. Mengeluarkan lagi seluruh isi koper, membagikan, atau meletakkannya di lemari dalam kamar. Tanpa sadar, tumpukan baju yang tidak seberapa itu tiba-tiba semakin naik dan meninggi. Sehingga adegan koper beranak adalah hal yang lumrah terjadi. Hahaha.

Mumpung mudik. Begitu selalu alasan saya.

Hari ini, saya mulai packing lagi untuk kembali ke rumah kami. Semoga lancar perjalanan malam nanti, sampai tiba di rumah untuk unpacking lagi. Belum-belum perut saya sudah mual membayangkannya.

Terima kasih keluarga dan sahabat baik, atas keseruan dan kegembiraan selama di tanah air. Seperti gawai kosong yang sekarang penuh terisi, semua jadi bekal saya menjalani hari. Sampai ketemu lagi di mudik yang lain. Semoga semua sehat dan selalu berbahagia.

Pulang dulu, ya.

rumahmediagrup/rereynilda

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.