Shibori Di Sabtu Pagi


Shibori Di Sabtu Pagi

“Wah! Belajar shibori? Aku mau!”

Sudah lama saya penasaran dengan cara pewarnaan kain yang satu ini. Apalagi ketika kerap melihat beberapa teman mengunggah hasil karya mereka di sosial media. Saya ngiler!

Akhirnya keinginan itu terwujud dengan diadakannya workshop pembuatan Shibori oleh sang pakar yang datang langsung dari Jogja. Dokter Beni. Ketemu juga akhirnya dengan beliau setelah selama ini hanya bertegur sapa melalui media sosial.

Sabtu pagi yang mendung itu menjadi ceria setelah kami mulai dengan mengenal apa itu shibori. Shibori adalah cara pewarnaan kain secara manual yang berasal dari Jepang melalui beberapa tehnik. Hari itu kami mempelajari 2 dari sekian banyak tehniknya yaitu Kumo, dan Arashi.

Arashi Shibori menjadi pilihan saya.

“Ha? Pakai pipa pralon?”

Dahi saya mengernyit melihat 3 buah pipa besar di hadapan saya. Buat apa pipa-pipa besar ini? Mau bikin batik apa bertukang, nih? Hahaha.

Arashi dalam bahasa Jepang berarti storm atau badai. Dalam Shibori, Arashi adalah tehnik pewarnaan kain yang menggunakan bantuan pipa. Dimulai dengan melilit kain menggunakan karet gelang sepanjang pipa, kemudian mengerutkannya dengan rapat. Setelah melekat dengan rapi pada pipa, kami mulai menyelupnya beberapa kali dalam cairan pewarna.

Terbungkuk-bungkuk saya menyelup kain sampai punggung terasa sakit, demi hasil perdana shibori yang saya impikan. Sakit punggung saya terbayar ketika membuka ikatan kain dari pipa besar itu.

Aaaahhhhhhh! Cantik sekali!

Shibori pertama buatan saya ternyata turns out pretty! Warna biru yang muncul di atas kain putih polos hasil lipitan tangan saya pagi itu ternyata berbuah manis. Cantik sekali dan gue banget! Karena biru dan putih, selain hitam, adalah warna kesukaan saya.

So lovely!

Arashi Shibori mengajarkan saya banyak hal pagi itu. Terutama tentang kesabaran dan ketelitian. Betapa pentingnya memiliki kesabaran kala melilitkan kain sepanjang 2 meter pada sebuah pipa berukuran cukup besar. Selain kesabaran, ketelitian ternyata adalah kunci. Alur cantik yang muncul pada kain, bergantung pada seberapa teliti kita memilin. Semakin rapi pilinan, semakin halus alur pada kain yang akan muncul.

Shibori di Sabtu pagi, mengajarkan saya sesuatu yang baik untuk diri. Sabar, sabar, teliti, dan jangan menyerah untuk hasil yang ciamik!

Never give up!

rumahmediagrup/rereynilda

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.