re-reynilda-foto

The Value Of Life


The Value Of Life

I’m very angry at one of my friend, Bunda!”

Eh? What’s wrong, Adik?”

Hari itu, Lana pulang sekolah dengan muka bersungut-sungut, dan kelihatan seperti baru menangis. Sebagai Ibunya, saya tentu tahu segala perubahan yang terjadi pada anak-anak. Walau saya mencoba untuk tidak mengambil kesimpulan sendiri.

What’s wrong, Sayang? Come here, sit down and tell me what happened? Why do you look so upset?” Saya mengajaknya duduk dan menyodorkan segelas air putih agar ia tenang.

I heard from my friend, that Chrissy was talking about me behind my back. She said that I was cheating during the sport’s games at school. I did not cheat, but nobody trust me!” Dengan wajah memerah dan menahan tangis, Lana menceritakan apa yang terjadi di sekolah pagi itu.

And how do you know about this?”

“My best friend, Aida, told me.”

“So you didn’t hear from Chrissy yourself? Did you talk and ask her directly?”

“No, I didn’t. I was already very upset, I don’t want to talk to her anymore!”

Pelan, saya menggenggam tangannya dan mengelus dengan lembut. “Lana, listen. Eventhough Aida is your best friend, you must not trust her 100% when it comes to story about other people. We are easily assuming things, and the best way to avoid this, is to ask Chrissy directly, understand?”

Saya meminta Lana untuk menemui Chrissy keesokan harinya dan bertanya secara langsung apa yang dikatakannya pada Aida. Saya tidak ingin ia terbiasa mendahulukan emosi di atas akal sehatnya. Saya juga tidak ingin ia cepat berasumsi atas suatu perkara tanpa mencari tahu terlebih dahulu apa yang sebenarnya terjadi.

Untuk bisa mengatakan semua itu pada anak-anak, bukan hal yang mudah bagi saya pribadi. Butuh melalui banyak pengalaman menyakitkan dalam hidup. Terutama yang berhubungan dengan interaksi dengan orang lain.

Ragam bentuk pengalaman yang pernah terlewati dulu, membuat saya selalu mengingatkan anak-anak bahwa dunia di luar sana, tidak seindah cerita dongeng. Tidak semua orang memiliki hati yang baik dan jujur, oleh karena itu mereka harus kuat secara mental. Karena kelak, di mana pun mereka berada pasti akan bertemu dengan banyak manusia ajaib. Namun justru dari mereka lah, anak-anak akan belajar banyak tentang kehidupan. Kehidupan yang tidak selamanya mulus, lurus, indah, dan menyenangkan bak cerita dalam negeri dongeng pengantar tidur.

Suatu saat nanti, anak-anak akan pergi, melanglang buana dan menjalani hidup sendiri.

Sendiri. Tanpa orang tua masing-masing di sisi.

Saya selalu berharap anak-anak akan tumbuh dewasa dengan membawa nilai-nilai yang selalu kami ajarkan pada mereka sedari kecil.

img_5935

1. Be honest, and always be brave.

Berani berkata jujur, dan hanya takut pada Allah Sang Empunya Hidup, bukan pada sesama manusia.

2. Ask and listen more.

Selalu ingat untuk menghindari prasangka dan asumsi. Karena ia seringkali menjadi duri dan hanya akan menyakiti hati. Allah menciptakan pancaindra manusia dengan sempurna berupa 2 telinga dan 1 mulut bukan tanpa alasan. Kita memang harus lebih banyak mendengar daripada berbicara untuk menghindari syak wasangka pada orang lain.

3. Be humble.

Ketika kelak berilmu tinggi, tetaplah rendah hati. Seperti bulir padi yang semakin bernas akan semakin menunduk. Berilmu dan jadilah besar tanpa mengecilkan orang lain.

Semoga kelak ketika kami, orang tua mereka, tidak lagi mendampingi dan selalu ada di sisi, mereka akan selalu ingat pesan ini. The value of life, nilai-nilai kehidupan, yang kami wariskan untuk bekal diri.

Thank you, Bunda. I love you.”

“I love you more, Nak.”

Saya pun menutup hari dengan pelukan hangat dari sang putri tercinta. I’m blessed.

Much love,

Reyn’s Drain

2 thoughts on “The Value Of Life

Leave a Reply to Re Reynilda Cancel reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.